MATARAM — Kunjungan Dubes Tunisia Mohamed Trabelsi ke Ruang Kerja Gubernur NTB menjadi penjajakan kerja sama yang lebih konkret antara kedua pihak. Salah satu hal yang ditanyakan Dubes adalah kesiapan NTB menyambut investor Tunisia yang berminat menanamkan modal di daerah.

Gubernur Miq Iqbal menjawab peluang itu dengan menjelaskan peran NTB Capital, holding company daerah yang dirancang memudahkan investor masuk dan mengembangkan usaha di NTB.

"Ini memang diniatkan untuk membantu para investor yang masuk," kata Gubernur.

80 Beasiswa dan Pertukaran Mahasiswa Jadi Tawaran Tunisia

Pembicaraan berkembang ke sektor pendidikan. Dubes Tunisia menyampaikan peluang pemberian 80 beasiswa bagi mahasiswa Indonesia sekaligus keinginan meningkatkan kerja sama pertukaran mahasiswa.

"Beliau juga mengajak berbicara mengenai beasiswa dan keinginan beliau memfasilitasi beasiswa ke Tunisia," ujar Miq Iqbal.

Tawaran itu membuka ruang bagi NTB memperluas akses pendidikan internasional dan membangun jejaring akademik dengan Tunisia.

Riset Penyakit Tropis dan Kemaritiman Ditawarkan NTB

NTB menawarkan kerja sama di bidang riset kesehatan. Gubernur menyampaikan daerahnya memiliki kapasitas di bidang kedokteran, khususnya isu penyakit tropis dan kemaritiman, yang dapat menjadi ruang kolaborasi penelitian dengan Tunisia.

Dari sisi Tunisia, Mohamed Trabelsi melihat pertambangan, pariwisata, dan pengembangan sumber daya manusia sebagai bidang yang potensial dikembangkan bersama. Ia juga menyampaikan komitmen memperkuat kerja sama pendidikan melalui pertukaran mahasiswa.

Destinasi Lombok Dilihat Sebelum Bertemu Gubernur

Sebelum bertemu Gubernur, Dubes Tunisia menyempatkan diri melihat sejumlah destinasi wisata di Pulau Lombok. Lokasi yang dikunjungi antara lain Senggigi, Gili Trawangan, Gili Kendis, Gili Kondo, dan kawasan Sembalun.

Kunjungan lapangan itu memberi kesempatan pihak Tunisia melihat langsung potensi pariwisata NTB sekaligus membuka perspektif kerja sama yang lebih luas.

Undangan ke Jakarta untuk Bahas Kerja Sama Teknis

Untuk menindaklanjuti pembicaraan, Dubes Mohamed Trabelsi mengundang Gubernur NTB berkunjung ke Jakarta. Pertemuan lanjutan itu akan membahas potensi kerja sama secara lebih teknis bersama tim Kedutaan Besar Tunisia.

Bagi NTB, peluang ini tidak sekadar menarik modal dari luar negeri. Pemerintah daerah ingin memastikan investasi yang masuk terhubung dengan potensi daerah dan memperoleh dukungan agar prosesnya berjalan lebih mudah.

Hubungan NTB dan Tunisia pun mulai diarahkan dari perkenalan potensi menuju penjajakan kerja sama konkret, dengan investasi, pendidikan, pariwisata, dan riset sebagai ruang yang dapat dikembangkan bersama.

Reporter: Redaksi