WN Arab Saudi Ditemukan Tewas di Bima, Polisi Amankan Miras dan Obat Generik dari Rumah Korban

Petugas kepolisian mengevakuasi jenazah WNA asal Arab Saudi yang ditemukan tewas di rumah kontrakannya di Bima, Nusa Tenggara Barat.
Penulis: Aldi
Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:09:31 WIB

BIMA — Polres Bima masih menyelidiki penyebab kematian seorang warga negara asing (WNA) asal Arab Saudi yang ditemukan tewas di rumah kontrakannya. Jasad MSM (52) dievakuasi setelah sebelumnya dilaporkan mengalami penurunan kondisi kesehatan secara drastis.

Kasatreskrim Polres Bima, Iptu Ghufron Subeki, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut korban meninggal dunia pada Selasa (4/8/2026) saat dalam perjalanan menuju Puskesmas Sanggar menggunakan ambulans.

Kondisi Korban Sebelum Meninggal

Sebelum dinyatakan meninggal, MSM sempat tergeletak lemas di sofa kediamannya sejak Senin (3/8/2026). Seorang warga yang melihat kondisinya sempat menawarkan bantuan dengan membelikan makanan, namun MSM tidak merespons.

Kepala Desa Oi Saro yang mendapat laporan kemudian menghubungi tenaga kesehatan (nakes) setempat untuk memeriksa kondisi korban. "Hasil pemeriksaan nakes saat itu, tensi darah MSM sekitar 170/130. Kondisinya masih terbaring lemas, mulut mengeluarkan busa dan tercium bau alkohol yang menyengat," ujar Ghufron, Rabu (5/9/2026).

Barang Bukti yang Diamankan dari TKP

Tim Inafis Satreskrim Polres Bima yang diterjunkan ke lokasi menemukan sejumlah barang bukti yang kini diamankan. Petugas menyita setengah botol miras jenis anggur merah dari dalam kulkas serta enam botol kosong miras dari berbagai jenis.

Selain miras, polisi juga menemukan beberapa bungkus obat generik di lokasi kejadian. "Dari TKP, kami juga mengamankan satu buah selempang warna hitam yang berisi paspor dan surat-surat (kartu) yang ditemukan di belakang pintu kamar MSM," beber Ghufron.

Keluarga Tolak Autopsi, Jenazah Dipulangkan ke Arab Saudi

Hasil pemeriksaan awal terhadap tubuh MSM tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan. Meski demikian, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban tanpa pemeriksaan medis lebih lanjut.

Pihak keluarga melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta hanya mengizinkan tindakan visum luar dan secara resmi menolak proses autopsi. Penolakan tersebut telah dituangkan dalam surat resmi yang diserahkan kepada penyidik.

"Saat ini, jenazah MSM dalam proses pemulangan untuk dikebumikan di negara asalnya Arab Saudi," pungkas Ghufron.

Reporter: Aldi