Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Resmi Daftar Calon Ketua KONI NTB, Siap Tantang Mori Hanafi di Musprov 2026

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyerahkan berkas pendaftaran calon Ketua KONI NTB periode 2026-2030 di kantor KONI NTB, Mataram, Jumat (14/8/2026).
Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:28:02 WIB

MATARAM — Persaingan menuju kursi tertinggi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB periode 2026-2030 resmi mengerucut. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memilih mendaftar tepat waktu di kantor KONI NTB seusai salat Jumat, didampingi Ketua KONI Kota Mataram Firadz Pariska dan Ketua FPTI NTB Nadirah.

Langkah ini diambil meski terdapat rencana perpanjangan masa pendaftaran hingga setelah 17 Agustus yang telah disepakati bersama petahana Mori Hanafi dan dikoordinasikan dengan KONI Pusat. Iqbal menegaskan seluruh persyaratan administrasi telah diserahkan sesuai daftar periksa Tim Penyaringan dan Penjaringan (TPP).

Komitmen Bersama untuk PON 2028

Di balik persaingan menuju Musprov, Iqbal mengungkapkan telah menjalin komunikasi intensif dengan Mori Hanafi yang berstatus Caretaker Ketua KONI NTB sekaligus pelindung TPP. Dari komunikasi tersebut, lahir kesepakatan mengenai perpanjangan masa pendaftaran, namun Iqbal tetap memilih memenuhi kewajibannya lebih awal.

"Beliau sudah komitmen dan komitmen itu sudah saya sampaikan juga ke Ketua KONI Pusat bahwa akan diperpanjang. Tetapi tidak ada salahnya hari ini saya memenuhi kewajiban saya sebagai pihak yang mau mendaftar. Mudah-mudahan sudah terpenuhi semua persyaratannya," ujar Iqbal di kantor KONI NTB.

Gubernur NTB menegaskan tidak ada motif pribadi di balik pencalonannya. Ia menyebut semangat yang sama dengan Mori Hanafi dan seluruh insan olahraga NTB, yakni menyukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di NTB dan NTT.

"Intinya kami ingin memastikan NTB siap menjadi tuan rumah yang baik dan sukses pada ajang PON 2028. Jadi kami mau meningkatkan capaian dan prestasi para atlet NTB di kancah nasional," katanya.

Dukungan Melampaui Ambang Batas

Langkah politik Iqbal menguat setelah pengurus KONI kabupaten/kota dan cabang olahraga (cabor) ramai memberikan dukungan. Ketua KONI Kota Mataram Firadz Pariska mengonfirmasi syarat minimal dukungan telah terlampaui jauh dari ketentuan TPP yang hanya mensyaratkan 19 cabor.

"Hari ini kami sudah menerima beberapa berkas dukungan, baik dari KONI kabupaten/kota maupun dari cabor. Syarat minimal aturan TPP adalah 19 cabor, dan alhamdulillah kami sudah melampaui itu, jauh melampaui," ujar Firadz di Mataram, Rabu (12/8/2026).

Sebelumnya, Mori Hanafi telah lebih dahulu mendaftarkan diri pada Selasa (11/8/2026). Dengan masuknya Iqbal sebagai penantang, peta persaingan di Musprov KONI NTB dipastikan berlangsung sengit.

Menjaga Kondusivitas Jelang Musprov

Iqbal mengaku datang secara mandiri tanpa pengerahan massa untuk menjaga suasana tetap kondusif dan tenang selama proses pendaftaran berlangsung. Sebagai orang nomor satu di NTB, ia ingin memastikan dinamika pemilihan berjalan damai dan penuh semangat kebersamaan.

"Motivasinya sama semua, Pak Mori, saya, dan semua teman-teman pasti punya semangat yang sama. Ingin menyukseskan PON 2028 dan meningkatkan prestasi atlet NTB, itu saja. Pokoknya teman-teman tetap tenang, baik-baik semua," pungkas Iqbal.

Reporter: Ferdi Tri Nor Cahyo