Pelindo Pangkalbalam Kenakan Baju Adat Melayu di Upacara HUT RI, Sinyalkan Komitmen Percepat Layanan Digital

Jajaran manajemen Pelindo Pangkalbalam mengenakan baju adat Melayu saat upacara HUT RI di Pelabuhan Pangkalbalam, Bangka Belitung.
Penulis: Redaksi
Senin, 17 Agustus 2026 | 11:56:32 WIB

NUSA TENGGARA BARAT — Suasana berbeda terlihat di Pelabuhan Pangkalbalam pada peringatan detik-detik Proklamasi tahun ini. Alih-alih seragam dinas, General Manager PT Pelindo (Persero) Regional 2 Pangkalbalam A Yoga Suryadarma beserta jajarannya tampil kompak dengan busana adat khas Melayu. Pemilihan busana ini bukan sekadar seremonial, melainkan pesan kuat tentang keberagaman yang menjadi modal sosial pembangunan daerah.

Semangat Kemerdekaan untuk Percepat Layanan

Mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur", Yoga menegaskan bahwa peringatan tahun ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh pekerja pelabuhan. Menurutnya, pengorbanan para pahlawan di masa lalu adalah inspirasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Semangat dan pengorbanan para pahlawan ini tentunya sangat menginspirasi bagi insan pelabuhan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di daerah ini," ujarnya usai upacara.

Komitmen tersebut diterjemahkan dalam langkah operasional yang konkret. Pelindo Regional 2 Pangkalbalam terus menggenjot modernisasi layanan kepelabuhanan berbasis digital. Langkah ini dinilai krusial untuk memangkas waktu tunggu kapal atau waiting time, menyederhanakan proses penerbitan izin berlayar, hingga mempercepat arus bongkar muat barang.

Digitalisasi yang dijalankan diharapkan mampu menciptakan ekosistem logistik yang lebih transparan dan terpadu. Bagi para pengguna jasa, seperti pemilik kapal dan eksportir lokal, efisiensi ini berarti penurunan biaya logistik yang selama ini kerap menjadi kendala daya saing.

Menjaga Nasionalisme di Tengah Modernisasi

Di tengah gencarnya transformasi digital, Yoga mengingatkan bahwa seluruh insan pelabuhan tidak boleh melupakan nilai dasar pelayanan publik. Ia berharap semangat nasionalisme menjadi landasan dalam memberikan pelayanan yang cepat dan akurat.

"Kami berharap insan pelabuhan menjunjung semangat nasionalisme untuk mendukung terciptanya pelayanan yang baik, tepat, cepat dan akurat kepada pengguna jasa pelabuhan ini," kata Yoga.

Pelindo Pangkalbalam sendiri merupakan salah satu simpul logistik penting di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Perannya vital dalam mendistribusikan komoditas unggulan daerah, seperti timah dan hasil perikanan, sekaligus memasok kebutuhan pokok masyarakat dari luar pulau.

Dengan kombinasi antara semangat kemerdekaan dan inovasi layanan, Pelindo Pangkalbalam optimistis dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di Bangka Belitung, sejalan dengan tema besar peringatan HUT RI tahun ini.

Reporter: Redaksi