Struktur Pelindo Dirombak, Tanjung Priok Kini Bergabung ke PMT

Pengalihan seluruh saham PTP kepada PMT menjadi dasar penggabungan struktur Pelindo Group.
Penulis: Redaksi
Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:02:01 WIB

NAVIGASI.CO.ID — Langkah korporasi ini menandai perubahan besar dalam peta operator pelabuhan nasional. Penggabungan itu merupakan tindak lanjut dari inisiatif PT Danantara Asset Management (DAM) yang tengah merampingkan entitas bisnis di lingkungan BUMN kepelabuhanan.

Skema Pengalihan Saham dan Aset

Sebelum penggabungan efektif, seluruh saham PTP milik PT Integrasi Logistik Cipta Solusi akan dialihkan ke PMT. Dengan mekanisme ini, PMT menggenggam 100 persen saham PTP tanpa perlu menerbitkan saham baru.

Konsekuensinya, tidak ada konversi saham PTP menjadi saham PMT. Struktur kepemilikan PMT sebagai perusahaan penerima penggabungan pun dipastikan tidak berubah.

Manajemen PMT menegaskan proses ini berpedoman pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas serta peraturan pelaksana lainnya. Seluruh persetujuan yang dipersyaratkan, termasuk RUPS masing-masing perusahaan, menjadi prasyarat wajib sebelum penggabungan dinyatakan sah.

Nasib Operasional dan Karyawan PTP

Setelah penggabungan efektif, PMT akan melanjutkan seluruh kegiatan usaha PTP. Cakupannya meliputi pengelolaan aset, liabilitas, hak dan kewajiban, perjanjian kontrak, hingga sumber daya manusia.

PTP sendiri berakhir demi hukum tanpa melalui proses likuidasi terlebih dahulu. Hal ini dirancang agar operasional pelabuhan tetap berjalan mulus dan tidak mengganggu arus barang di pelabuhan tersibuk di Indonesia tersebut.

Target Efisiensi dan Kualitas Layanan

Manajemen PMT menyebut penggabungan ini diharapkan menciptakan peningkatan efisiensi operasional di lingkungan Pelindo Group. Langkah ini juga ditujukan untuk memperkuat kualitas layanan dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang ada.

Bagi pengguna jasa kepelabuhanan, integrasi ini berpotensi memangkas birokrasi dan mempercepat waktu layanan sandar serta bongkar muat di Tanjung Priok. Dalam jangka panjang, penyederhanaan struktur ini menjadi fondasi bagi daya saing logistik nasional yang lebih kompetitif.

Langkah Lanjutan Pelindo Group

Penggabungan akan dilaksanakan setelah seluruh persetujuan dari organ perusahaan dan pihak terkait diperoleh. Manajemen PMT memastikan proses transisi berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan rampungnya integrasi ini, Pelindo Group memasuki era baru pengelolaan terminal yang lebih terpusat di bawah bendera PMT. Konsolidasi ini sekaligus menjawab kebutuhan industri akan operator pelabuhan yang lebih ramping dan responsif terhadap dinamika perdagangan global.

Reporter: Redaksi