Iklan Visual Kini Tampil di ChatGPT Bareng Hasil Gambar

Penulis: Redaksi
Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:01:31 WIB

NAVIGASI.CO.ID — OpenAI menambahkan format iklan display visual ke dalam lini produk periklanan ChatGPT, sehingga iklan bakal tampil berdampingan dengan gambar yang dihasilkan pengguna. Peluncuran perdana berlangsung di Amerika Serikat bulan ini dengan sekelompok pengiklan uji coba, menyusul ekspansi iklan ke India pada Agustus lalu.

Peluncuran tahap awal berlangsung di Amerika Serikat pada bulan ini. Iklan hanya menampilkan produk dan layanan dari sekelompok pengiklan yang ikut dalam uji coba.

OpenAI menegaskan setiap iklan diberi label jelas dan tidak memengaruhi jawaban yang diberikan ChatGPT. Perusahaan belum menyebut jadwal pasti ekspansi ke pasar lain, termasuk Indonesia.

Apa yang Berubah di ChatGPT

Iklan visual ini menyasar pengiklan daring yang ingin menyampaikan cerita brand lewat elemen gambar, bukan sekadar teks. Format display memungkinkan produk tampil lebih menonjol di antarmuka ChatGPT.

Langkah ini melanjutkan strategi OpenAI yang lebih dulu memperkenalkan iklan pada awal tahun untuk menopang paket gratis dan langganan murah. Ekspansi ke India dilakukan pada Agustus lalu.

Dalam jangka panjang, iklan visual ini dirancang menjangkau 1,2 miliar pengguna mingguan ChatGPT begitu diluncurkan secara global. Angka itu menjadikan ChatGPT sebagai kanal iklan berskala besar bagi pemasar.

Dampak ke Pengalaman Pengguna

Kehadiran iklan berpotensi mengganggu kenyamanan sebagian pengguna. Namun kondisi itu bisa jadi bagian dari strategi mendorong pengguna kasual beralih ke langganan berbayar demi menghindari iklan.

Pendekatan ini menempatkan OpenAI pada posisi yang sama dengan platform digital lain. Model bisnis gratis dengan iklan dan berbayar tanpa iklan sudah lama jadi standar layanan konsumen skala besar.

Ekosistem Pengukuran dan Mitra

OpenAI memperluas alat pengukuran iklan dan ekosistem mitranya. Perusahaan menggandeng sejumlah penyedia solusi click attribution seperti AppsFlyer, Triple Whale, Adjust, DV Rockerbox, Northbeam, Branch, Singular, Kochava, Airbridge, dan Tenjin.

Untuk pengukuran lanjutan di seluruh funnel, OpenAI bekerja sama dengan Fospha, Measured, dan INCRMNTAL. Ketiganya membantu pengiklan memahami performa kampanye secara lebih menyeluruh.

OpenAI juga bermitra dengan Haus, Measured, dan WorkMagic untuk eksplorasi eksperimen iklan berbasis geo. Uji coba ini memberi pengiklan gambaran soal perilaku audiens di wilayah tertentu.

Uji Kelayakan Brand

Perusahaan sedang mengembangkan pilot evaluasi brand suitability bersama DoubleVerify (DV) dan Integral Ad Science (IAS). Kolaborasi ini bertujuan membantu pengiklan memahami lingkungan iklan di ChatGPT.

Dengan langkah tersebut, pengiklan bisa menilai apakah konten di sekitarnya sesuai dengan citra brand mereka. Isu keamanan brand memang jadi perhatian utama pemasar digital saat menempatkan iklan di platform baru.

Konteks Persaingan

Langkah OpenAI ini menyusul peluncuran Muse dari Meta, aplikasi AI agentic yang gratis untuk semua orang. Muse menjadi pesaing yang terus tumbuh bagi chatbot AI terkemuka seperti ChatGPT.

Persaingan di ruang AI generatif kini tidak hanya soal kualitas model. Monitisasi dan kemampuan menarik pengiklan jadi medan tempur berikutnya bagi para pemain utama.

Bagi pengguna Indonesia, fitur iklan visual ini belum tersedia dalam waktu dekat. Namun arah kebijakan OpenAI memberi sinyal bahwa ChatGPT versi gratis bakal semakin banyak menampilkan elemen komersial.

Reporter: Redaksi