320 Personel BIZAM Siaga Sambut MotoGP 2026, Bandara Dihiasi Budaya Lombok 5–13 Oktober
LOMBOK TENGAH — Dari 320 personel yang diterjunkan, 66 berasal dari unsur eksternal BIZAM: TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Basarnas, dan Damkartan. Adapun 254 personel lainnya merupakan petugas internal bandara.
Apel siaga itu melibatkan lintas instansi pemerintah, mitra kerja, hingga komunitas kebandarudaraan. BIZAM menegaskan pengamanan dan pelayanan selama MotoGP 2026 menjadi fokus utama persiapan kali ini.
BIZAM Sebut Bandara Jadi Pintu Gerbang Utama Penonton MotoGP
PGS General Manager BIZAM, Herdanu Sri Novanto, menegaskan kesiapan sumber daya manusia dan sinergi lintas instansi menentukan kualitas pelayanan bandara. BIZAM, katanya, berperan sebagai salah satu pintu masuk utama bagi penonton dan wisatawan yang datang ke NTB.
"BIZAM merupakan salah satu pintu gerbang utama bagi para penonton, wisatawan, dan seluruh pihak yang datang ke Nusa Tenggara Barat untuk menghadiri MotoGP 2026. Karena itu, kami memastikan kesiapan personel, fasilitas, serta koordinasi bersama seluruh stakeholder agar operasional dan pelayanan kepada pengguna jasa dapat berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman," ujar Herdanu.
Terminal Dipenuhi Ornamen MotoGP dan Kain Tradisional NTB
Sejumlah area terminal BIZAM dihiasi elemen visual bertema MotoGP melalui kerja sama dengan Pertamina. Ornamen dan kain bermotif tradisional NTB turut mempercantik sudut-sudut terminal berkat kolaborasi bersama Pemprov NTB dan pemerintah kabupaten terkait.
Unsur budaya lokal itu dipasang untuk memperkuat identitas daerah sekaligus memberi pengalaman berbeda bagi wisatawan. Penumpang yang datang maupun berangkat dapat menikmati suasana khas Lombok sejak tiba di terminal.
Pertunjukan Genggong hingga Tari Subahnale Digelar 5–13 Oktober
BIZAM menyiapkan cultural activation berupa pertunjukan seni dan musik tradisional pada 5 hingga 13 Oktober 2026. Rangkaiannya mencakup penampilan musik Genggong, Tari Kembang Sembah, Tari Subahnale, Gamelan Sasak, serta beragam kesenian tradisional NTB lainnya.
Pertunjukan tersebut menyambut penumpang yang datang dan yang akan berangkat selama perhelatan MotoGP 2026. Lewat program ini, BIZAM memperkenalkan kekayaan budaya Lombok kepada wisatawan domestik maupun mancanegara sejak mereka menginjakkan kaki di NTB.
"Kami ingin pengalaman MotoGP bagi para penumpang sudah terasa sejak mereka tiba di bandara. Tidak hanya melalui branding MotoGP, tetapi juga melalui kekayaan budaya Lombok yang kami hadirkan di terminal. Dengan demikian, BIZAM tidak hanya menjadi tempat untuk datang dan pergi, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisatawan selama berada di NTB," tambah Herdanu.
Koordinasi Antarinstansi Jadi Kunci Kelancaran Arus Penumpang
Kesiapan ratusan personel dan penguatan koordinasi antarinstansi menjadi modal BIZAM mendukung suksesnya MotoGP 2026. Bandara utama Pulau Lombok itu menargetkan perjalanan yang aman, nyaman, sekaligus berkesan bagi seluruh pengguna jasa selama event berlangsung.