Breaking

Kondisi Keuangan Daerah Jadi Alasan, Pemkab KLU Belum Anggarkan Booth UMKM di MotoGP 2026 Mandalika

RE
Selasa, 29 September 2026
Kondisi Keuangan Daerah Jadi Alasan, Pemkab KLU Belum Anggarkan Booth UMKM di MotoGP 2026 Mandalika

LOMBOK UTARA — Dukungan pembiayaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Lombok Utara untuk mengikuti ajang MotoGP 2026 dipastikan belum masuk anggaran tahun ini. Diskoperindag KLU menyatakan kegiatan tersebut sebenarnya telah diusulkan kembali sejak awal, tetapi alokasi dananya belum bisa disiapkan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Diskoperindag KLU Haris Nurdin menyampaikan hal itu pada Senin (28/9/2026). Menurutnya, kondisi keuangan daerah menjadi salah satu pertimbangan dalam pengalokasian anggaran untuk kegiatan tersebut.

"Kalau MotoGP yang sekarang Oktober ini, kita belum bisa support teman-teman UMKM seperti biasanya. Ini sebenarnya kegiatan rutin setiap tahun, tetapi mungkin karena kondisi keuangan," kata Haris.

Dinas Pariwisata Juga Punya Agenda Serupa

Haris menjelaskan, Diskoperindag KLU telah mengusulkan kembali kegiatan itu sejak awal. Dinas Pariwisata juga selama ini memiliki agenda serupa untuk membawa produk UMKM KLU ke ajang MotoGP.

Dukungan pemerintah pada tahun-tahun sebelumnya memungkinkan lebih banyak UMKM KLU mendapatkan ruang promosi dan berjualan di sekitar lokasi perhelatan. Pemerintah daerah biasanya bisa mengambil sekitar tiga hingga lima booth, dan setiap booth dapat diisi dua hingga tiga UMKM.

Dengan skema tersebut, sedikitnya sekitar 15 UMKM KLU berpotensi mendapatkan kesempatan mengikuti ajang MotoGP. Tahun ini, skema itu tidak bisa diulang karena tidak ada dukungan anggaran.

Dua hingga Tiga UMKM KLU Tetap Ikut Secara Mandiri

Meski tanpa dukungan anggaran, Haris menyebut terdapat sekitar dua hingga tiga UMKM asal KLU yang tetap berinisiatif mengikuti perhelatan MotoGP secara mandiri.

Menurutnya, keputusan itu menunjukkan pelaku UMKM mulai mampu melihat peluang ekonomi dari gelaran MotoGP. Mereka disebut telah memiliki perhitungan terhadap potensi omzet yang dapat diperoleh selama perhelatan berlangsung.

"Syukurlah teman-teman UMKM justru termotivasi untuk ikut mandiri. Mereka tentu sudah menghitung omzet yang bisa didapatkan selama perhelatan MotoGP," ujarnya.

Harapan Dukungan Kembali Dialokasikan Tahun Depan

Haris berharap dukungan terhadap UMKM dapat kembali dialokasikan pada pelaksanaan MotoGP tahun depan. Keikutsertaan UMKM dalam ajang berskala internasional itu dinilai memberikan dampak ekonomi sekaligus membuka peluang promosi produk lokal.

"Insyaallah tahun depan tetap kita usulkan. Harapan kita tentunya harusnya kita mendapat support, karena bagaimanapun dampaknya bagi UMKM yang kita libatkan cukup besar," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya belum dapat memastikan apakah tidak adanya dukungan tahun ini berkaitan langsung dengan kebijakan efisiensi anggaran. Yang jelas, Diskoperindag KLU tetap mengusulkan dukungan untuk kegiatan tersebut sebagai agenda yang dinilai bermanfaat bagi pelaku UMKM.

"Kami tetap mengusulkan untuk kegiatan rutin itu," tutupnya.

Sumber: kicknews.today

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua