Breaking

Gubernur NTB Turun ke Sumbawa, TRC Infrastruktur Verifikasi Pengaduan Jalan Sultan Kaharuddin dalam 24 Jam

RE
Sabtu, 03 Oktober 2026
Gubernur NTB Turun ke Sumbawa, TRC Infrastruktur Verifikasi Pengaduan Jalan Sultan Kaharuddin dalam 24 Jam

SUMBAWA — Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menyebut Jalan Sultan Kaharuddin menjadi intervensi pertama TRC Infrastruktur di Pulau Sumbawa. Ruas itu lama dikeluhkan warga karena cekungan badan jalan memicu genangan setiap musim hujan.

Air bahkan meluap hingga kawasan rumah sakit dan permukiman di belakangnya. Keluhan ini, menurut Iqbal, sudah ia terima sejak 1,5 tahun lalu saat baru menjabat.

Mengapa Keluhan Jalan Sultan Kaharuddin Tak Kunjung Ditangani?

Iqbal mengungkap keterbatasan alat dan anggaran di Balai Jalan menjadi penyebab penanganan sebelumnya tidak optimal. Kondisi itu mendorong Pemprov NTB membentuk TRC Infrastruktur sebagai instrumen percepatan respons laporan warga.

“Pengaduan mengenai jalan ini sudah lama banget. Dari saya baru jadi gubernur 1,5 tahun yang lalu sudah ada pengaduan dari masyarakat karena ada cekungan, sehingga selalu ada genangan air tebal di situ. Air juga tumpah sampai ke rumah sakit, sampai warga di belakang rumah sakit juga selalu kebanjiran setiap musim hujan,” kata Gubernur Iqbal.

Bagaimana SOP Baru TRC Infrastruktur Bekerja?

Setiap pengaduan wajib diverifikasi di lokasi sebelum 24 jam. Petugas menilai kondisi kerusakan dan menentukan jenis perbaikan yang dibutuhkan sebelum menyiapkan intervensi.

“Sekarang SOP-nya adalah setiap ada pengaduan, sudah harus berada di lokasi sebelum 24 jam untuk verifikasi bagaimana kondisi kerusakannya, jenis perbaikan apa yang dibutuhkan, baru nanti kembali dan menyiapkan intervensinya,” ujar mantan Duta Besar Turki tersebut.

Meski respons dipercepat, Iqbal meminta pengerjaan fisik tidak terburu-buru. Kerusakan yang berlangsung lama harus ditangani sampai akar persoalannya.

“Alhamdulillah sudah berjalan cepat. Tapi memang saya yang bilang kemarin jangan buru-buru karena ini kerusakan sudah lama, pastikan perbaikan ini permanen. Jadi selamanya lah, paling tidak enggak rusak lagi,” kata Iqbal.

Perbaikan Tak Sekadar Menambal Jalan

Pekerjaan mencakup perbaikan geometri Jalan Sultan Kaharuddin dan peninggian badan jalan untuk mengatasi titik cekungan. Saluran air ditata dan diperkuat agar menahan arus serta mencegah genangan berulang.

Iqbal mengakui pekerjaan sempat tertunda karena keterbatasan produksi aspal dari Asphalt Mixing Plant (AMP). Material itu kini sudah tersedia sehingga pekerjaan bisa dilanjutkan.

Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa disebut intensif berkomunikasi dengan Pemprov NTB untuk mendorong penyelesaian persoalan jalan tersebut.

Iqbal: Tak Ada Perbedaan Lombok dan Sumbawa

Iqbal menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur dilakukan dengan perhatian yang sama di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. Respons cepat terhadap pengaduan, katanya, tetap harus didasarkan pada verifikasi teknis.

“Buat semua saudara-saudaraku warga NTB yang ada di Pulau Sumbawa, tidak ada perbedaan antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Kita berikan perhatian yang sama,” tegasnya.

TRC Infrastruktur diharapkan membuat pemerintah lebih cepat mengetahui persoalan lapangan tanpa mengorbankan kualitas penyelesaian. Intervensi fisik tetap mengacu pada verifikasi teknis agar persoalan serupa tidak berulang.

Sumber: radarlombok.co.id

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua